Fosil kera berusia 18 juta tahun ditemukan di Mesir dapat mengubah pemahaman tentang asal usul manusia. Penemuan ini menunjukkan bahwa kera modern mungkin tidak hanya berasal dari Afrika Timur, melainkan juga dari wilayah utara. Peneliti dari Universitas Mansoura, Shorouq Al-Ashqar, mengidentifikasi fosil tersebut sebagai spesies baru, Masripithecus moghraensis, yang memiliki hubungan dekat dengan nenek moyang kera modern. Meskipun temuan ini signifikan, beberapa ilmuwan meminta agar lebih banyak fosil lengkap diteliti sebelum menarik kesimpulan lebih lanjut tentang nenek moyang kera.
Temuan Makhluk 18 Juta Tahun Bisa Ubah Asal Usul Manusia
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0