Thailand sedang menyiapkan struktur tarif cukai tiga tingkat untuk kendaraan listrik (EV) guna melindungi produk lokal dari impor utuh. Kebijakan ini telah disetujui secara prinsip oleh dewan kebijakan EV nasional dan akan memberatkan tarif EV impor di atas 10 persen, sementara EV rakitan lokal akan mendapatkan tarif terendah. Thailand menghadapi persaingan dari Indonesia dan Vietnam yang juga menawarkan insentif untuk menarik investasi otomotif dari China. Delapan produsen asal China telah mengumumkan pabrik perakitan di Thailand, menjadikannya tujuan investasi EV terbesar ketiga di dunia. Meskipun ada kebijakan proteksionis, produsen China yang sudah beroperasi di Thailand berpotensi tetap mendapatkan tarif rendah, mengingat perjanjian dagang bebas yang berlaku. Merek EV China menguasai 89 persen pasar EV Thailand pada akhir 2025, dengan harga yang lebih kompetitif dibandingkan merek non-China.
Bersaing dengan RI, Thailand Waspadai Investasi EV China Kabur
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0