Rencana reaktivasi tambang bawah tanah di Sawahlunto, Sumatera Barat, memerlukan pekerja yang terampil dan memahami keselamatan kerja. Balai Diklat Tambang Bawah Tanah (BDTBT) menekankan pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) karena tambang bawah tanah memiliki risiko operasional yang lebih tinggi dibandingkan tambang terbuka. Keterampilan dan pemahaman yang baik tentang K3 menjadi syarat utama bagi pekerja di sektor ini.
Reaktivasi tambang bawah tanah Sawahlunto perlu pekerja terampil
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0