0

Akademisi: Rekonstruksi Sade perlu seimbangkan budaya dan pariwisata

✨ Ringkasan oleh senci AI

Akademisi Universitas Mataram, Agus Purbathin Hadi, menekankan pentingnya menyeimbangkan pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata dalam rekonstruksi Kampung Adat Sade, Lombok Tengah, pascakebakaran. Ia mengingatkan agar Sade tidak hanya menjadi museum tanpa kehidupan masyarakat. Proses rekonstruksi harus melibatkan masyarakat sebagai aktor utama dalam pengelolaan pariwisata, bukan sekadar objek wisata. Agus mengusulkan konsep community-based cultural tourism yang mengutamakan budaya lokal dan memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat. Kampung Adat Sade, yang mengalami kebakaran pada 22 Agustus 2026, adalah salah satu kampung adat tertua di Pulau Lombok, dikenal karena tradisi Suku Sasak yang masih hidup.

Baca artikel lengkap di sumber ↗

Komentar 0

Berita untukmu
© 2026 senci · Baca yang kamu suka

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
📄 Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar