Harga minyak dunia mengalami lonjakan lebih dari 6% pada 10 September 2026, dengan Brent mencapai US$107,63 per barel dan WTI US$102,48 per barel. Lonjakan ini disebabkan oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, termasuk serangan terhadap kapal dan pengambilalihan pelabuhan Mocha oleh kelompok Houthi. Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menyatakan bahwa risiko geopolitik saat ini lebih berat dibandingkan dengan perang Ukraina-Rusia, dan jika harga minyak tidak turun, harga BBM seperti Pertamax bisa mencapai Rp20.000. Kementerian ESDM juga mengumumkan kenaikan harga minyak mentah Indonesia (ICP) menjadi US$89,43 per barel pada Agustus 2026, seiring dengan dinamika pasar global dan potensi gangguan pasokan. Proyeksi ICP untuk September 2026 diperkirakan tetap tinggi, antara US$83,00 hingga US$87,00 per barel, dengan pemerintah berkomitmen untuk memantau pergerakan harga minyak demi menjaga ketahanan energi nasional.
Harga Minyak Dunia Melejit, Harga BBM Pertamax Diramal Bisa Rp20.000
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0