Genap 25 tahun setelah serangan 11 September 2001, Amerika Serikat telah mengeluarkan sekitar US$8 triliun (setara Rp140.800 triliun) untuk biaya perang dan operasi militer pasca-9/11. Serangan tersebut menewaskan hampir 3.000 orang dan memicu rangkaian konflik di berbagai negara. Proyek Costs of War dari Brown University mencatat bahwa pengeluaran ini mencakup perang di Afghanistan dan Irak, serta operasi militer di negara lain seperti Pakistan dan Suriah. Selain itu, biaya perawatan veteran perang diperkirakan mencapai US$2,2 triliun hingga US$2,5 triliun pada tahun 2050. Pengeluaran militer AS juga meningkat akibat ketegangan geopolitik, termasuk bantuan militer kepada Israel setelah serangan Hamas pada Oktober 2023, yang mencapai sekitar US$31,35 miliar hingga US$33,77 miliar. Biaya perang AS terus bertambah, menunjukkan dampak jangka panjang dari konflik yang berlangsung.
25 Tahun Tragedi 9/11: AS Bakar Rp140.000 T untuk Perang Lawan Teror
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0