Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal, menekankan pentingnya penguatan manajemen stok dan logistik pangan antardaerah untuk meredam risiko inflasi pangan di tengah ancaman kemarau panjang. Ia menjelaskan bahwa perbedaan produksi pangan antar daerah memerlukan pengelolaan yang baik agar daerah yang kekurangan dapat terhubung dengan daerah yang surplus. Faisal juga mengingatkan bahwa El Nino dapat memperpanjang musim kemarau, sehingga produktivitas pangan perlu dijaga dan distribusi harus lancar. Meskipun inflasi Agustus 2026 tercatat relatif rendah, perhatian tetap diperlukan terhadap kelompok pangan yang menjadi penyebab utama tekanan harga. Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah melaksanakan Fasilitasi Distribusi Pangan untuk menstabilkan harga dengan memobilisasi komoditas dari daerah surplus ke daerah defisit.
CORE: Manajemen stok antardaerah penting redam risiko inflasi pangan
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0