Ratusan pencari suaka, termasuk setidaknya 41 anak dengan sengketa usia, dilaporkan hilang setelah dideportasi ke Prancis di bawah kesepakatan "satu masuk, satu keluar". Kesepakatan ini, yang dimulai pada Juli 2025, bertujuan untuk mengembalikan pencari suaka yang tiba dengan perahu kecil ke Prancis, sementara beberapa lainnya dibawa secara legal ke Inggris. Namun, hingga saat ini, hanya 4% dari 32.000 pencari suaka yang telah kembali ke Prancis. Banyak yang kini hidup secara ilegal di berbagai negara Eropa karena tekanan dari otoritas Prancis dan ketakutan akan deportasi lebih lanjut. Organisasi hak asasi manusia mengungkapkan keprihatinan tentang kondisi mental para pencari suaka yang dipulangkan, dengan banyak yang mengalami trauma berat. Beberapa politisi Prancis juga mengungkapkan bahwa upaya untuk meminta negara lain menerima kembali pencari suaka tidak mendapat tanggapan positif.
Ratusan Pencari Suaka Hilang Setelah Dideportasi dari Inggris ke Prancis
✨ Ringkasan oleh senci AI · diterjemahkan & diringkas dari sumber berbahasa Inggris
Komentar 0