Musim kemarau ekstrem di Indonesia menyebabkan sejumlah sungai besar mengalami penyusutan debit air yang signifikan. Sungai Kapuas dan Barito menunjukkan penurunan hingga dasar sungai terlihat, sementara Sungai Batanghari di Jambi juga mengalami penurunan tajam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan rendah di bulan September 2026, yang dapat mempengaruhi ketersediaan air. Kekeringan ini menjadi indikasi dampak El Nino terhadap kapasitas air sungai, yang seharusnya memiliki debit besar. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Sungai Batanghari sebagai yang terbesar di Indonesia, dan debit air menjadi indikator penting untuk memahami aliran dan potensi banjir.
10 Sungai di RI dengan Debit Terbesar, Kini Kering Kerontang
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0