Di Cina, profesor matematika Tang Jiafeng mengusulkan agar bahasa Inggris dihapus dari mata pelajaran pokok di sekolah, berargumen bahwa anak-anak kesulitan belajar bahasa Inggris sebelum menguasai bahasa ibu mereka. Ia menilai bahwa investasi waktu dan sumber daya untuk mata pelajaran ini tidak sebanding dengan relevansinya dalam kehidupan profesional. Di sisi lain, pendukung bahasa Inggris seperti Hu Xijin menekankan pentingnya penguasaan bahasa asing dalam era globalisasi, mengklaim bahwa hal ini meningkatkan akses anak-anak ke dunia luar. Perdebatan ini mencerminkan ketegangan antara mempertahankan budaya tradisional dan kebutuhan untuk berinteraksi dengan dunia internasional.
Akankah Sekolah di China Hapus Bahasa Inggris dari Mata Pelajaran Pokok?
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0