Usama Ghanem, mahasiswa asal Mesir yang diskors dari King’s College London (KCL) karena aktivismenya mendukung Palestina, kini kembali ke kampus setelah skorsingnya dicabut. KCL mengakui bahwa Ghanem telah memenuhi syarat untuk kembali, meskipun sebelumnya ia dituduh melakukan pelanggaran non-akademis. Ghanem mengklaim bahwa penangguhan tersebut merupakan bentuk represi terhadap aktivisme pro-Palestina. Kasusnya menarik perhatian banyak mahasiswa dan akademisi yang mendukungnya, serta menyoroti tindakan keras universitas terhadap protes solidaritas Palestina. Ghanem menyatakan, "Kami menang," menekankan pentingnya perjuangan untuk keadilan Palestina. KCL membantah bahwa mereka mendisiplinkan mahasiswa karena aktivisme dan mengklaim bahwa mereka hanya bertindak untuk menjaga keselamatan dan keamanan di kampus.
Mahasiswa Pro-Palestina di King’s College London Kembali ke Kampus
✨ Ringkasan oleh senci AI · diterjemahkan & diringkas dari sumber berbahasa Inggris
Komentar 0