Serangan 11 September 2001 mengubah dinamika hubungan antara Amerika Serikat dan Israel, menjadikan penindasan terhadap Palestina lebih mudah dipresentasikan sebagai bagian dari perang melawan teror. Benjamin Netanyahu, mantan Perdana Menteri Israel, melihat kesempatan untuk memperkuat hubungan antara AS dan Israel pasca serangan tersebut. Dalam konteks ini, Israel berhasil mengaitkan diri dengan narasi anti-Islam yang berkembang, yang membuat penindasan terhadap Palestina lebih mudah diterima oleh publik Amerika. Sejak itu, kolaborasi intelijen AS-Israel semakin meningkat, dan dukungan finansial untuk Israel juga bertambah, sementara Palestina sering kali dipandang sebagai masalah keamanan, bukan sebagai korban penindasan. Narasi ini memperkuat stigma terhadap kritik terhadap Israel dan membentuk pandangan publik tentang konflik ini.
Dampak 9/11 terhadap Hubungan AS-Israel dan Palestina
✨ Ringkasan oleh senci AI · diterjemahkan & diringkas dari sumber berbahasa Inggris
Komentar 0