Di Kobar, Tepi Barat, settler bersenjata yang mengenakan seragam militer melakukan serangan terhadap petani Palestina dengan impunitas hampir total. Bassema Khader, seorang petani, mengungkapkan bahwa settler yang dikenal sebagai 'Ghazal' sering menembaki warga dan mencuri ternak. Insiden kekerasan ini mencerminkan ketegangan yang meningkat di wilayah tersebut, di mana integrasi settler ke dalam struktur militer Israel semakin mengkhawatirkan. Human Rights Watch melaporkan bahwa pemerintah Israel memperluas peran keamanan dan militer bagi settler, yang berpotensi memperburuk situasi bagi warga Palestina. Sejak Oktober 2023, setidaknya 35 warga Palestina telah tewas akibat serangan milisi settler, menandakan krisis kemanusiaan yang mendalam di kawasan tersebut.
Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Tepi Barat oleh Settler Israel
✨ Ringkasan oleh senci AI · diterjemahkan & diringkas dari sumber berbahasa Inggris
Komentar 0