Malone Lam, seorang warga Singapura, telah mengaku bersalah terkait keterlibatannya dalam jaringan pencurian mata uang kripto yang diperkirakan bernilai sekitar Rp4,2 triliun. Kasus ini mencuat setelah Lam diketahui membeli dan melempar tas merek Hermes saat menghadiri sebuah pesta, yang menunjukkan gaya hidup mewahnya yang kontras dengan tindak kriminal yang dilakukannya.
Malone Lam Curi Rp4,2 T di AS, Beli dan Lempar Tas Hermes saat Pesta
✨ Ringkasan oleh senci AI
Komentar 0