Seorang pria asal Singapura, Malone Lam, mengaku bersalah di Amerika Serikat terkait pencurian cryptocurrency besar-besaran. Lam dan rekan-rekannya menggunakan hasil kejahatan mereka untuk membiayai gaya hidup mewah, menurut pihak berwenang AS.
Pria Singapura Mengaku Bersalah atas Pencurian Crypto Besar di AS
✨ Ringkasan oleh senci AI · diterjemahkan & diringkas dari sumber berbahasa Inggris
Komentar 0