Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menekankan pentingnya pelatih pramuka untuk beradaptasi dengan tantangan zaman digital. Dalam pembukaan Kursus Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar di Makassar, ia menyatakan bahwa kualitas Gerakan Pramuka sangat bergantung pada kemampuan pelatih. Oleh karena itu, pembina pramuka perlu terus meningkatkan pengetahuan dan metode pendidikan mereka.
Fatmawati mengingatkan bahwa tantangan dalam membina generasi muda semakin kompleks, terutama dengan perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Dia menekankan pentingnya mendampingi generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam masalah sosial seperti tawuran dan penyalahgunaan narkoba. Pelatih pramuka diharapkan dapat memberikan pendidikan karakter dan disiplin yang diperlukan untuk memproteksi mereka.
Dalam konteks ini, Gerakan Pramuka berperan strategis sebagai wadah pendidikan nilai dan ketahanan diri. Fatmawati mengajak semua pihak untuk memperhatikan risiko di ruang digital, seperti judi online dan perdagangan orang, serta menekankan bahwa jiwa Pramuka dapat menjadi proteksi bagi generasi muda.



Komentar 0