Kepala Pusat Bela Negara Kemhan, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung, menekankan pentingnya kesadaran menghadapi ancaman perang kognitif yang memanfaatkan ruang digital. Dalam Pelatihan Kader Bela Negara di Aceh, beliau mengungkapkan bahwa perang ini bertujuan melemahkan bangsa melalui manipulasi pikiran masyarakat, bukan dengan senjata konvensional. Ia juga menyoroti perlunya generasi muda mengembangkan literasi digital dan kemampuan berpikir kritis untuk menghindari disinformasi dan propaganda yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.
Kemhan: Waspadai ancaman perang kognitif di ruang digital




Komentar 0