Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, berupaya menekan tagihan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang mencapai Rp1,8 miliar setiap bulan dengan mengganti lampu konvensional ke lampu LED hemat energi. Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Slamet Bagjo, menjelaskan bahwa tingginya tagihan disebabkan oleh penggunaan lampu sontang berdaya tinggi yang masih mendominasi. Meskipun penggantian lampu LED belum dapat dilakukan serentak karena biaya yang lebih tinggi, beberapa ruas jalan utama seperti Jalan Ahmad Yani telah mulai menggunakan teknologi ini.
Pemkot Banjarmasin gunakan lampu LED tekan tagihan PJU


Komentar 0