Posting
senci

Breaking! IHSG Anjlok 3%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Anjlok 3%, Ini Penyebabnya

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan sebesar 3,04% pada perdagangan Kamis, mencapai level 5.121,97, setelah sebelumnya dibuka di level 5.305,20. Penurunan ini terjadi setelah IHSG sempat menyentuh titik tertinggi di 5.320,90, namun segera berbalik arah dan merosot tajam dalam satu jam pertama perdagangan. Aktivitas perdagangan mencatat volume transaksi 173,2 juta lot dengan nilai mencapai Rp7.397,56 miliar.

Beberapa saham yang memberikan kontribusi negatif terhadap IHSG antara lain PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM). Sementara itu, saham-saham seperti PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) dan PT Cisarua Mountain Dairy Tbk. (CMRY) berperan sebagai penahan koreksi. Tekanan terhadap pasar diharapkan berkurang setelah Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga, meski berbagai faktor eksternal tetap dapat mempengaruhi pasar.

The Fed mengumumkan keputusan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 3,75%-4,00%, meskipun ada ketidakpastian mengenai kenaikan suku bunga selanjutnya. Inflasi PCE yang akan dirilis pada hari ini juga menjadi perhatian pasar, mengingat data ini merupakan salah satu acuan The Fed dalam menetapkan kebijakan moneter ke depan.

Selain itu, data klaim pengangguran AS yang menunjukkan penurunan menandakan pasar tenaga kerja masih solid, meskipun tantangan dari biaya energi dan ketidakpastian suku bunga tetap ada. Sementara itu, perhatian pasar global tertuju pada keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) terkait suku bunga, yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar secara signifikan.

Sumber: CNBC Market Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita terkait

Berita untukmu

✨ Tanya Jeni 📄 Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar