Ribuan warga Portugal menggelar protes di luar gedung parlemen di Lisbon pada 27 Oktober, menuntut pemerintah mengatasi krisis perumahan yang semakin parah. Harga rumah di Portugal telah meningkat dua kali lipat sejak 2017, menyulitkan banyak orang untuk memiliki hunian yang terjangkau. Aksi ini dipicu oleh pembongkaran tenda protes oleh polisi, yang dilakukan setelah para aktivis mendirikan tenda sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah.
Warga menuntut pembatalan rancangan undang-undang yang dianggap merugikan penyewa, sementara IGAI meminta penyelidikan terhadap tindakan kepolisian yang membubarkan aksi tersebut.





Komentar 0