Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, DIY, melalui Dinas Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disdagnaker), mendorong lembaga pelatihan kerja (LPK) untuk menyiapkan tenaga kerja dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan baik nasional maupun global. Kelik Yuniantoro, Kepala Disdagnaker, menekankan peran strategis LPK dalam meningkatkan kompetensi masyarakat serta menjembatani kebutuhan tenaga kerja dengan dunia usaha.
Dalam acara pelantikan DPC HILLSI Gunungkidul, Kelik berharap pengurus baru dapat segera berkolaborasi untuk membangun tenaga kerja yang memiliki keahlian sesuai permintaan pasar. Ia menyarankan agar LPK bertransformasi dengan memperbarui program pelatihan mengikuti perkembangan zaman, terutama digitalisasi.
Rahmad Prajoko, Ketua DPC HILLSI, menyatakan bahwa organisasi ini berfungsi sebagai wadah koordinasi dan komunikasi antar lembaga pelatihan di Gunungkidul. Dia berharap HILLSI dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan menjembatani masyarakat dengan dunia kerja. Rahmad juga mengajak semua pihak untuk membangun ekosistem pelatihan kerja yang sehat dan inovatif.
Komentar 0