Metode diet intermittent fasting (IF) semakin populer, namun perempuan dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS) harus berhati-hati. Dokter spesialis gizi klinik, dr Igus Ulfa Yaze, mengingatkan pentingnya memahami respons tubuh dan kebiasaan makan sebelum mencoba IF. Evaluasi perlu dilakukan jika terdapat keluhan atau penurunan berat badan yang tidak sesuai.
Selain itu, dr Febriyan Nicolas K, spesialis obstetri dan ginekologi, menekankan bahwa penurunan atau kenaikan berat badan yang drastis dapat memengaruhi kesuburan. Oleh karena itu, pendekatan diet harus bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan individu. Perempuan dengan PCOS disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mencoba metode diet baru agar tidak memperburuk kondisi kesehatan.
Komentar 0