Kabut asap yang melanda Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, mengurangi keindahan pemandangan dan jarak pandang. Nick, seorang turis asal Belanda, mengungkapkan bahwa meskipun pemandangan tetap indah, ia membayangkan betapa lebih menawannya jika langit cerah tanpa kabut. Ia mengakui keunikan lanskap di kawasan tersebut, meski menyayangkan dampak kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan di lokasi lain.
Nick juga menyoroti isu perubahan iklim yang menyebabkan kebakaran hutan secara global, termasuk yang terjadi di Eropa. Ia berharap agar dunia internasional lebih serius dalam menangani isu ini untuk menjaga keindahan alam seperti Labuan Bajo agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
Komentar 0