Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengumumkan bahwa tunjangan bagi guru non-aparatur sipil negara (non-ASN) yang sempat terlambat akan mulai dicairkan pekan depan. Pencairan ini merupakan hasil koordinasi antara Kementerian Pendidikan, Kementerian Keuangan, dan DPR. Abdul Mu’ti berharap tunjangan ini dapat membantu para guru dalam menjalankan tugas mendidik.
Meskipun belum ada rincian jumlah penerima dan besaran dana, semua dokumen administrasi pencairan telah siap dan kini tinggal menunggu penerbitan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).
Komentar 0