Honda dikabarkan akan me-rebadge pikap Mitsubishi Triton dan menjualnya di Asia Tenggara, dengan target penjualan mulai 2028. Produksi akan dilakukan di Thailand, menjadi rebadge pertama Honda dalam 30 tahun, setelah sebelumnya hanya bekerja sama dengan General Motors. Triton, yang dikenal tangguh di medan off-road, akan dipasarkan melalui dealer Honda, sementara kabinnya berada di atas sasis ladder frame.
Rencana ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Honda, Nissan, dan Mitsubishi yang dimulai sejak Agustus 2024. Meskipun belum ada pernyataan resmi dari ketiga pabrikan, langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing Honda di tengah penurunan pangsa pasar akibat meningkatnya persaingan dengan merek mobil listrik asal China. Penjualan gabungan Honda di Thailand, Malaysia, dan Indonesia mengalami penurunan 20 persen pada awal tahun 2026.
Rebadge ini juga bertujuan untuk memperluas lini produk Honda sekaligus menekan biaya pengembangan. Mitsubishi, yang berfokus pada kendaraan off-road, diharapkan dapat meningkatkan utilisasi pabriknya dengan kerja sama ini, sementara Honda mempertimbangkan untuk mengambil model PHEV dari Mitsubishi. Kesepakatan ini menunjukkan perubahan strategi Honda untuk beradaptasi dengan pasar yang semakin kompetitif.
Komentar 0