Keputusan Donald Trump untuk mengimpor bahan bakar Rusia ke AS menandai perubahan drastis dari kebijakan sebelumnya. Hanya tiga minggu lalu, Trump menandatangani undang-undang untuk memberlakukan sanksi baru terhadap negara yang mengimpor minyak dan gas Rusia. Kesepakatan ini datang saat harga bahan bakar di AS meroket, memicu ketidakpuasan publik menjelang pemilihan tengah tahun.
Meskipun Trump berusaha meredakan dampak politik dari perang Iran, kesepakatan ini membuka kritik dari sekutu Eropa dan politisi AS bahwa ia membantu mendanai mesin perang Rusia. Dengan pemilihan yang semakin dekat, ketidakpastian tetap ada apakah langkah ini cukup untuk meyakinkan pemilih bahwa solusi ekonomi yang dijanjikan Trump adalah nyata.
Komentar 0