Posting
senci

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Nilai tukar rupiah menguat tipis terhadap dolar AS pada perdagangan Rabu, 7 Oktober 2026, dengan penutupan di level Rp17.875 per dolar. Penguatan ini melanjutkan tren positif yang dimulai sehari sebelumnya. Meskipun dibuka lebih kuat di Rp17.820, rupiah kehilangan sebagian penguatan dan ditutup lebih tinggi 0,08% dibandingkan hari sebelumnya.

Sentimen domestik dan global mempengaruhi pergerakan rupiah. Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa Indonesia pada akhir September 2026 sebesar US$146,3 miliar, turun tipis dari US$146,5 miliar di akhir Agustus. Penurunan ini disebabkan oleh penarikan pinjaman luar negeri dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, meskipun cadangan devisa tetap mencukupi untuk mendukung ketahanan sektor eksternal.

Dari sisi eksternal, indeks dolar AS menguat 0,35% menjadi 102,186. Pelaku pasar menunggu rilis risalah pertemuan FOMC September untuk petunjuk arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve. Keadaan ini menambah tekanan pada nilai tukar, sementara harga minyak dunia juga meningkat akibat kekhawatiran gangguan pasokan.

Harga minyak Brent dan WTI masing-masing naik 0,8% dan 0,7%, dipicu oleh ancaman badai di Teluk Meksiko serta serangan kelompok Houthi ke Arab Saudi. Hal ini menunjukkan adanya ketidakpastian yang dapat mempengaruhi stabilitas pasar keuangan global.

Sumber: CNBC Indonesia Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

✨ Tanya Jeni 📄 Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar