Pengamat musik Aldo Sianturi mengungkapkan bahwa nilai dan identitas yang melekat pada artis serta acara kini menjadi pertimbangan penting bagi penonton dalam memilih konser dan festival musik. Penonton tidak hanya membeli tiket, tetapi juga pengalaman dan identitas yang terkait dengan event tersebut. Hubungan yang terbuka antara artis, promotor, dan penonton, terutama di era media sosial, membuat sikap artis terhadap isu sosial serta profesionalisme penyelenggara semakin diperhatikan.
Fenomena ini terlihat pada Pestapora 2025, di mana keterlibatan PT Freeport Indonesia sebagai sponsor menimbulkan penolakan dari sejumlah musisi, yang berujung pada pembatalan penampilan setelah promotor menghentikan kerja sama. Contoh lainnya muncul saat tur Ed Sheeran di AS, di mana Macklemore dicoret dari daftar penampil setelah menyuarakan dukungan terhadap Palestina, demi menjaga kepercayaan pemilik stadion.
Aldo menekankan bahwa promotor saat ini perlu mempertimbangkan risiko reputasi dan dampak sosial dari keputusan mereka, bukan hanya fokus pada angka followers atau streaming. Meskipun demikian, penting bagi promotor untuk tidak mengambil keputusan berdasarkan tekanan media sosial semata, melainkan melakukan verifikasi fakta dan menilai konteks sebelum bertindak.
Komentar 0