Direktur PT Danantara Development Management Fund, Rachmat Kaimuddin, menegaskan bahwa elektrifikasi transportasi merupakan metode efektif untuk mengurangi emisi karbon di negara berkembang seperti Indonesia. Ia menyarankan agar fokus dilakukan pada sektor transportasi dan rumah tangga, dengan mengganti kompor gas menjadi kompor listrik untuk menurunkan emisi dari kegiatan memasak.
Rachmat juga mengungkapkan bahwa Indonesia sedang mengembangkan rantai pasok kendaraan listrik, termasuk hilirisasi nikel untuk produksi baterai. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa pembiayaan kendaraan listrik meningkat 34,67 persen pada Agustus 2026, menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam sektor ini sebagai area ekspansi bagi perusahaan pembiayaan.
Komentar 0