BPI Danantara Indonesia, melalui PT Danantara Investment Management, mengumumkan investasi strategis sebesar US$250 juta di HighPeak Energy, Inc., perusahaan minyak dan gas yang berbasis di Texas. Investasi ini dilakukan dalam bentuk saham preferen konvertibel dan memberikan akses terhadap aset di Permian Basin, wilayah penghasil minyak terbesar di AS. CEO DIM, Pandu Sjahrir, menegaskan bahwa langkah ini memperluas portofolio energi Indonesia secara global dan mendukung kepentingan nasional.
HighPeak Energy akan menggunakan dana tersebut untuk meningkatkan struktur permodalan dan mendukung pengembangan aset berkualitas. Permian Basin menyumbang 48% dari total produksi minyak AS pada 2025, dengan teknik pengeboran modern yang mendorong pertumbuhan produksi. HighPeak juga akan mengembangkan program pelatihan untuk tenaga kerja Indonesia, mendukung pertukaran keahlian teknis dalam sektor energi.
Presiden HighPeak, Michael Hollis, menyatakan harapannya agar kerjasama ini dapat memperkuat hubungan energi dan ekonomi antara Indonesia dan AS. DIM juga akan memiliki perwakilan di dewan direksi HighPeak, berkomitmen untuk investasi disiplin yang berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi jangka panjang Indonesia sambil memenuhi persyaratan dan kebijakan yang berlaku.
Komentar 0