Drama penyanderaan berakhir bahagia saat empat WNI, termasuk kapten kapal MT Honour 25, Ashari Samadikun, berhasil dibebaskan setelah lebih dari lima bulan disekap bajak laut Somalia. Pembebasan dilakukan oleh aparat bersenjata Puntland pada 29 September 2026, meskipun selama penyanderaan, lima sandera lainnya tewas, termasuk warga negara Pakistan, India, dan Myanmar. Ashari menceritakan kondisi mencekam di kapal, di mana mereka hampir mati dan beberapa awak kapal mengalami luka-luka.
Saat ini, para awak kapal dirawat di rumah sakit terdekat sebelum dipulangkan ke Indonesia.
Komentar 0