Aktor dan sutradara Santo Drag'ster mengungkapkan optimisme terhadap penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam industri film independen. Menurutnya, teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi produksi dan memberikan solusi bagi filmmaker muda untuk berkarya secara mandiri. Dalam konteks ini, Santo Drag'ster menekankan pentingnya inovasi untuk memperkuat daya saing film Indonesia di kancah global.
Santo Drag'ster percaya bahwa dengan memanfaatkan teknologi AI, filmmaker muda dapat lebih mudah menghasilkan karya yang berkualitas tanpa harus bergantung pada sumber daya yang besar. Pendekatan ini diharapkan dapat memajukan industri film tanah air, terutama di tengah tantangan yang dihadapi oleh para pembuat film independen. Dengan demikian, mereka dapat berkontribusi lebih signifikan dalam menciptakan karya-karya yang menarik dan beragam.
Tantangan yang dihadapi oleh industri film Indonesia, seperti keterbatasan dana dan akses ke teknologi, bisa diatasi dengan inovasi yang tepat. Santo Drag'ster mengajak para filmmaker muda untuk berani mengeksplorasi potensi AI dan teknologi lainnya dalam proses kreatif mereka. Dengan cara ini, diharapkan industri film Indonesia akan semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat internasional.
Komentar 0