Warga Desa Kemiriombo, Temanggung, menggelar tradisi perang cendol dawet untuk meminta hujan setelah mengalami kemarau panjang. Acara ini dimulai dengan salat Istisqa dan doa bersama, diikuti dengan lempar-lemparan cendol dawet yang membawa keceriaan bagi warga, meskipun mereka basah kuyup. Tradisi ini sudah berlangsung turun-temurun dan diadakan saat kemarau berkepanjangan, diharapkan dapat membawa hujan yang sangat dibutuhkan oleh para petani kopi di daerah tersebut.
Perang Cendol Dawet Digelar Warga Temanggung demi Meminta Hujan
Komentar 0