Banjir besar yang melanda Bangkok, Thailand, akibat hujan ekstrem telah mengganggu sistem transportasi di kota tersebut. Kementerian Pariwisata dan Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) berkolaborasi dengan pihak terkait untuk membantu wisatawan agar tidak ketinggalan penerbangan. Mereka menyediakan informasi terkini tentang kondisi cuaca dan lalu lintas serta merekomendasikan jalur alternatif untuk mencapai bandara.
Dengan curah hujan mencapai hampir 300 milimeter dalam 48 jam, Bangkok kini berstatus darurat bencana banjir. Pemerintah kota mengumumkan status bencana di seluruh 50 distrik untuk mempercepat penanganan dan evakuasi. Banjir ini menyebabkan genangan air di berbagai jalan, merendam kendaraan, dan menimbulkan kepanikan di kalangan warga.
TAT juga menginformasikan kepada wisatawan untuk memberikan waktu lebih saat menuju bandara. Bandara Suvarnabhumi menyarankan penumpang untuk datang lebih awal, yaitu tiga jam sebelum penerbangan internasional dan dua jam sebelum penerbangan domestik, guna menghindari masalah yang disebabkan oleh banjir.
Kehadiran spanduk dan peringatan dalam bahasa Thailand dan Inggris diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas bagi wisatawan mengenai situasi terkini. Dengan upaya kolaboratif ini, pemerintah berharap wisatawan dapat menjadwalkan perjalanan mereka dengan lebih baik di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Komentar 0