Masuk

Nyaris Bangkrut, Pemilik Resto Ini Minta Saran dari Netizen buat Bertahan

Seorang pemilik restoran di Singapura, Tash Tish Tosh, tengah berjuang untuk menyelamatkan usahanya yang hampir bangkrut akibat kondisi ekonomi yang sulit dan persaingan ketat. Ia mengungkapkan rasa kesulitan ini melalui sebuah video di Instagram, meminta saran dari netizen terkait langkah yang harus diambil untuk bertahan. Restoran ini terkenal dengan menu halal seperti sup tulang merah dan nasi goreng, namun pengunjung yang datang hanya melewati lokasi tanpa mampir.

Pria yang mengaku saudara pemilik restoran tersebut mengatakan bahwa masalah utama bukan terletak pada menu atau harga, melainkan kemungkinan lokasi yang tidak strategis. Dia meminta pendapat netizen apakah sebaiknya restoran berpindah lokasi atau mengubah menu agar lebih sesuai dengan pengunjung. Video ini telah ditonton lebih dari 101.000 kali dan mendapatkan banyak komentar dari netizen yang memberikan ide-ide untuk memperbaiki bisnis kuliner tersebut.

Beberapa saran yang muncul termasuk menyediakan menu piknik untuk dibawa pulang oleh pengunjung taman, seperti kentang goreng dan sandwich. Namun, ada juga netizen yang merasa harga menjadi masalah utama, mengeluhkan biaya makan yang tinggi saat berkunjung bersama keluarga. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi harga masih menjadi perhatian bagi pelanggan.

Tash Tish Tosh didirikan pada tahun 2013 oleh Wahid Allapitchay dan istrinya, Nazihah Ibrahim. Mereka mengalami perubahan kebiasaan makan masyarakat pasca-pandemi yang berdampak pada jumlah pengunjung. Dengan biaya operasional yang meningkat, mereka kini fokus untuk bertahan dan mencari formula yang tepat agar bisnis tetap relevan.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
📄 Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar