Sebanyak 770 Pramuka Penegak dan Pandega dari seluruh daerah di Jawa Tengah mengikuti Perkemahan Wirakarya di Kendal. Kegiatan ini menjadi platform bagi peserta untuk berinteraksi dan berkontribusi langsung kepada masyarakat melalui berbagai proyek pembangunan. Perkemahan ini tidak hanya mengedepankan kegiatan kepramukaan, tetapi juga integrasi dengan kehidupan masyarakat setempat, yang menjadi tanda perkembangan Gerakan Pramuka di Indonesia.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maimoen, menegaskan bahwa Pramuka saat ini menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang paling diminati, terutama di kalangan siswa dan santri pesantren. Dengan lebih dari 3,3 juta anggota, Jawa Tengah menjadi kontributor terbesar Pramuka di Indonesia, dan potensi ini diharapkan dapat melahirkan pemimpin masa depan yang siap menghadapi tantangan Indonesia Emas 2045.
Perkemahan yang berlangsung selama enam hari di Pondok Pesantren Darul Amanah ini dijadwalkan menghadirkan rangkaian kegiatan menarik dan edukatif. Pimpinan pondok, KH. Muhammad Fatwa, menyambut baik acara ini dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah keterampilan dan semangat kebersamaan para Pramuka, yang akan menjadi bagian dari kepemimpinan di masa mendatang.
Komentar 0