Masuk

FBI Mengonfirmasi Pencurian Data Pribadi Pegawai dalam Serangan Siber

FBI mengakui terjadi pencurian data pribadi pegawai dan stafnya dalam serangan siber yang menargetkan portal aplikasi kerja mereka. Dalam pemberitahuan internal, FBI menyatakan bahwa informasi yang dicuri termasuk nama, alamat, jabatan, dan nomor jaminan sosial. Data yang dicuri juga mencakup informasi medis seperti catatan sampel darah dan urine, serta laporan psikiatri.

Kelompok peretas, ShinyHunters, mengklaim memiliki data yang luas tentang FBI dan tidak meminta tebusan, tetapi menuntut koreksi laporan FBI yang dianggap salah. Para ahli keamanan nasional memperingatkan bahwa pelanggaran data ini dapat membahayakan ribuan pegawai FBI dengan potensi pemprofilan dan serangan intelijen asing. Saat ini, belum jelas apakah FBI telah memberitahukan insiden ini kepada anggota Kongres yang memiliki pengawasan atas lembaga tersebut.

Baca artikel lengkap di sumber ↗ ✨ Ringkasan senci AI
0

Komentar 0

Berita untukmu

Masuk ke senci

Baca bebas tanpa akun. Masuk untuk menyukai, berkomentar, & personalisasi.
atau pakai email

Pilih minatmu

Biar "Untuk Anda" pas dengan seleramu.
📄 Artikel saya ✏️ Edit profil ↩ Keluar