Tuan Guru Haji (TGH) Muhammad Imanuddin Sumar, eks pimpinan pesantren di Nusa Tenggara Barat, memenuhi panggilan polisi setelah sebelumnya mangkir dengan alasan sakit. Ia diperiksa terkait tuduhan kekerasan seksual terhadap santri perempuannya. Imanuddin didampingi pengacara dan istrinya saat tiba di Polres Lombok Tengah.
Kasus ini mencuat setelah beberapa bekas santri mengumpulkan bukti dan melaporkan dugaan kekerasan seksual, yang ditanggapi Imanuddin sebagai tuduhan tidak benar. Lembaga Perlindungan Anak (LPA) mencatat jumlah korban yang melapor meningkat menjadi 15 orang. Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, yang menggantikan Imanuddin, berjanji akan mengawal proses hukum dan mendukung penegakan hukum dalam kasus ini.
Komentar 0