Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, mengungkapkan kesiapan Moskow untuk membantu menstabilkan situasi di Selat Hormuz dan kawasan Teluk dalam Sidang Umum PBB. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, di mana Iran menawarkan rencana untuk membuka kembali Selat Hormuz jika AS memenuhi syarat tertentu. Namun, Presiden AS Donald Trump dilaporkan menolak tawaran tersebut dan mempertimbangkan serangan baru terhadap Iran setelah pemilu sela AS.
Lavrov menekankan pentingnya kepercayaan antara negara-negara Teluk dan Iran untuk menciptakan arsitektur regional yang stabil.
Komentar 0