Kota Heidenau di Jerman baru-baru ini memutuskan untuk melarang pemasangan memorial 'stumbling stone' yang biasanya dipasang untuk mengenang korban Nazi, termasuk orang Yahudi. Keputusan ini menuai kritik luas, termasuk dari Menteri Pendidikan Jerman, Karin Prien, yang menyebut larangan tersebut sebagai 'skandal'. Larangan ini diusulkan oleh anggota dewan dari partai Alternative fΓΌr Deutschland (AfD) dan CDU, yang mengklaim bahwa banyak warga merasa bentuk peringatan ini tidak pantas.
Sebagai alternatif, mereka menyarankan agar memorial dipindahkan ke pemakaman Nordfriedhof. Kritikus, termasuk Charlotte Knobloch, seorang penyintas Holocaust, menilai bahwa menghapus memorial dari ruang publik hanya akan membuat komunitas Yahudi tidak terlihat.
Komentar 0