Dalam pidatonya di Majelis Umum PBB, China mengkritik Amerika Serikat (AS) dan menyerukan penghormatan terhadap kedaulatan negara-negara di kawasan Teluk. Wakil Presiden China Han Zheng mendesak agar AS menghentikan ancaman terhadap Kuba dan mencabut blokade yang menghambat pengiriman minyak ke negara tersebut. Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan antara AS dan Iran, serta setelah pertemuan hangat antara Presiden Trump dan pemimpin China Xi Jinping.
Han menegaskan pentingnya tanggung jawab negara besar dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional, serta menekankan bahwa semua negara memiliki kedudukan yang setara di komunitas internasional.
Komentar 0