Pemerintah Irak, di bawah pimpinan Perdana Menteri Ali al-Zaidi, sedang dalam pembicaraan langsung dengan Washington untuk mendapatkan pengecualian dari sanksi AS yang melarang penerbangan maskapai Iran. Empat bandara Irak menghentikan semua penerbangan ke dan dari Iran setelah pengumuman sanksi baru oleh AS. Pihak pemerintah Irak menyatakan bahwa pengecualian tersebut diperlukan untuk penerbangan kemanusiaan terkait pengobatan, pendidikan, dan kunjungan keagamaan.
Demonstrasi terjadi di Baghdad menentang penghentian penerbangan, dengan dukungan dari milisi yang beraliansi dengan Iran. Duta Besar Irak untuk Teheran menyatakan bahwa penghentian penerbangan bersifat sementara dan tidak akan memengaruhi hubungan antara kedua negara.
Komentar 0