Di tengah perang dan kekerasan seksual yang melanda bagian timur Republik Demokratik Kongo (DRC), perempuan mulai bergabung dengan pasukan Wazalendo yang pro-pemerintah untuk membela diri. Situasi ini mencerminkan ketidakamanan yang parah dan kebutuhan mendesak bagi perempuan untuk melindungi diri mereka dari ancaman kekerasan yang terus meningkat.
Perempuan Angkat Senjata di DRC untuk Melawan Kekerasan Seksual
Baca artikel lengkap di sumber ↗
β¨ Ringkasan senci AI
Komentar 0