Serangan terbaru oleh angkatan bersenjata AS terhadap kapal penangkap ikan Ekuador menimbulkan kekhawatiran besar terkait hak asasi manusia. Pada 8 September, kapal penangkap ikan Don Rufo diserang oleh kapal patroli AS, yang mengakibatkan kerusakan total pada kapal dan penangkapan enam nelayan. Sementara itu, sepuluh anggota kru lainnya terjebak di laut hingga diselamatkan dua hari kemudian.
Serangan ini merupakan bagian dari operasi yang lebih luas melawan dugaan perdagangan narkoba di Ekuador, yang kini didukung oleh Presiden Ekuador, Daniel Noboa. Meskipun tujuan operasi ini adalah untuk menanggulangi perdagangan narkoba, banyak pihak menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran hak asasi manusia, dengan lebih dari 220 nelayan dilaporkan mengalami kekerasan dan penangkapan sewenang-wenang tahun ini. Meskipun demikian, data menunjukkan bahwa serangan ini tidak berdampak signifikan terhadap volume kokain yang masuk ke AS.
Komentar 0