Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Aida S. Budiman, menekankan pentingnya konektivitas ekonomi dan keuangan digital (EKD) antarnegara untuk meningkatkan produktivitas ekonomi dan mempermudah transaksi bagi wisatawan mancanegara (wisman) di Indonesia. Meskipun kunjungan wisman menunjukkan tren positif, rata-rata pengeluaran mereka justru menurun, dari hampir 1.400 dolar AS per orang menjadi di bawah 1.300 dolar AS.
Aida menyatakan bahwa kemudahan transaksi, terutama melalui pembayaran digital, sangat penting untuk mendorong peningkatan pengeluaran wisman. Bank Indonesia bersama kementerian dan asosiasi berupaya memperluas implementasi QRIS antarnegara, yang saat ini terhubung dengan enam negara, untuk meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan bagi wisatawan. Aida mencatat bahwa masih ada potensi besar untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang melakukan transaksi dengan QRIS, mengingat hanya 40 persen dari total wisman yang telah terhubung.
Komentar 0