Forum Kerukunan Umat Beragama Sulawesi Tengah (FKUB Sulteng) menekankan pentingnya penguatan moderasi beragama bagi Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk mencegah konflik sosial dan meningkatkan kerukunan di masyarakat. Ketua FKUB, Prof Zainal Abidin, menyatakan bahwa Babinsa perlu memiliki pemahaman yang baik tentang moderasi beragama, mengingat mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat. Usulan ini telah disampaikan kepada Kodam XXIII/Palakawira untuk memperkokoh kerukunan yang sudah ada.
Zainal menambahkan bahwa ketahanan nasional harus dibangun dari dasar, dengan memberikan pemahaman tentang kerukunan dan toleransi kepada rakyat. Ia juga menekankan pentingnya sikap saling menghargai di tengah perbedaan dan peran militer dalam menjaga perdamaian. FKUB terus berupaya mengkampanyekan moderasi beragama untuk menghadapi isu intoleransi dan ujaran kebencian yang dapat memicu konflik di masyarakat.
Kerukunan umat beragama dianggap sebagai bagian penting dalam menjaga keutuhan NKRI, dan perbedaan keyakinan seharusnya tidak menjadi alasan untuk merusak persaudaraan. Kemanunggalan antara TNI dan rakyat diharapkan semakin kuat untuk merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Komentar 0