Investasi besar-besaran untuk infrastruktur kecerdasan buatan (AI) di AS mulai menimbulkan risiko finansial. Studi oleh Stijn Van Nieuwerburgh dari Columbia Business School menunjukkan bahwa pembangunan AI dapat menyerap 3,6% PDB AS setiap tahun hingga 2032, lebih tinggi dibandingkan dengan pembangunan infrastruktur lainnya. Dengan total nilai lebih dari US$10 triliun, investasi ini melibatkan berbagai sektor, termasuk bank dan investor swasta, yang memperumit struktur pembiayaan.
Van Nieuwerburgh memperingatkan bahwa ketergantungan pada pendanaan eksternal dapat meningkatkan utang dan risiko, mirip dengan krisis subprime 2007-2009. Meskipun ada potensi pertumbuhan, ketidakpastian permintaan dan cepatnya perubahan teknologi menciptakan risiko kerugian signifikan jika ekspektasi industri berubah.
Komentar 0