Pada Sabtu pagi, kualitas udara Jakarta tercatat sebagai salah satu yang terburuk di dunia, dengan indeks kualitas udara (AQI) mencapai 113, yang masuk dalam kategori tidak sehat. Data dari IQAir menunjukkan bahwa kualitas udara ini dapat merugikan kelompok sensitif, termasuk manusia dan hewan. Jakarta berada di peringkat 10 terburuk, sementara Kinshasa menduduki posisi teratas dengan AQI 177.
Untuk mengatasi masalah ini, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta berencana menambah mobil kabut air dan menerima dukungan dari Clean Air Fund untuk program "Breathe Jakarta". Masyarakat disarankan untuk memakai masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan.
Komentar 0