Pakar dari Universitas Indonesia, Dr. Widyatuti, mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam mengonsumsi minuman kekinian seperti artisan milk tea yang tinggi gula dan kafein. Ia menjelaskan bahwa kombinasi bahan dalam minuman tersebut dapat memicu gangguan metabolisme serius, termasuk obesitas dan diabetes.
Indonesia kini berada di peringkat kelima dunia dengan jumlah penderita diabetes terbanyak, mencapai 20,4 juta orang. Kementerian Kesehatan merekomendasikan batas konsumsi gula harian maksimal 50 gram, namun satu porsi artisan milk tea dapat menyumbang hingga 100 persen dari batas tersebut. Dr.
Widyatuti mendorong masyarakat untuk memilih tingkat kemanisan yang lebih rendah dan mengganti krimer olahan dengan susu rendah lemak, serta membatasi konsumsi topping berkalori tinggi.
Komentar 0