PT MRT Jakarta (Perseroda) merencanakan pengembangan 10 kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD) sepanjang koridor MRT Utara-Selatan, dari Lebak Bulus hingga Kota Tua-Glodok. Pengembangan ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas, aktivitas ekonomi, dan pemanfaatan lahan. MRT Jakarta menerapkan pendekatan 3A 1C (accessibility, amenities, attraction, community) dalam pengembangannya, termasuk revitalisasi Blok M dan pembangunan di kawasan Thamrin.
Kawasan Kota Tua dan Glodok juga menjadi fokus dengan lima proyek besar yang direncanakan, meski masih menunggu penyelesaian jalur MRT hingga Kota pada 2029.
Komentar 0